Bupati Cup I Suguhkan Laga Panas Besnoni FC vs PSM Merdeka FC

- Editorial Team

Selasa, 7 Oktober 2025 - 23:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Semy Pello Editor : Redaksi Dibaca 206 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang_Haluantimur.com _  Tim PSM Merdeka berhasil mencatat kemenangan   di Turnamen Bupati Kupang Cup I 2025 dengan menumbangkan Besnoni Fc dalam laga yang berlangsung di Lapangan Kayu Putih Selasa (7/10/2025). Tiga  gol tercipta di babak kedua dalam pertandingan yang berlangsung ketat.

PSM Merdeka yang dihuni oleh para pemain muda  adalah  salah satu tim yang tampil percaya diri sejak awal pertandingan. Laga memanas di babak kedua.

Baca Juga :  Turnamen Voli Bupati Cup I di Buka Oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang

Besnoni FC lebih dulu mencetak gol Pembuka melalui serangan balik cepat. Nomor punggung 11 Besnoni Fc kembali menambah pundi-pundi gol  menjadi 2.0 unggul atas PSM Merdeka, namun Keunggulan Anak asuh Imet Sanam tidak bertahan lama di babak kedua PSM Merdeka dengan serangan balik cepat membuahkan hasil  unggul 3-2 dari Besnoni FC.

Kemenangan ini menjadi kemenangan pertama dalam pertandingan turnamen Bupati Cup I ini menjadi langkah awal yang baik bagi PSM Merdeka, sekaligus menunjukkan potensi generasi muda dalam bidang olahraga.

Baca Juga :  Bupati Perlihatkan Wibawa, Ancaman Pecat Kepala Dinas Pendidikan Yang Tak Profesional

Pertandingan juga disaksikan langsung oleh Ketua PSSI Kabupaten Kupang Mateldius S.J.Sanam, serta  ratusan penonton dan suporter setia yang datang langsung ke lapangan sepak bola kayu Putih Oesao kupang timur, dukungan dan semangat dari warga menjadi suntikan energi bagi tim muda yang  bertandin untuk terus melaju,

Berita Terkait

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Tegaskan Jadwal Pansus dan Reses Berjalan Terpisah, Bantah Isu Anggaran Ganda
Laporan LPJ Macet, 14 Kepala Desa di Kabupaten Kupang Resmi Diberhentikan Sementara
Pemerintah Desa Oebelo Tetapkan APBDes 2026, Penerima BLT Menurun Jadi 15 KK
Wujudkan Transparansi dan Pembangunan Berkelanjutan, Desa Oebelo Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026
Kasus Tambang Emas Ilegal Sumba Timur ‘Jalan di Tempat’, WALHI NTT Desak Transparansi Polres
Capaian CKG Tertinggi di NTT, Dinkes Kabupaten Kupang Terus Pacu Puskesmas Capai Target
Penjelasan Pemerintah Kabupaten Kupang Terkait Penyesuaian Anggaran Dana Transportasi Tenaga Honorer Tahun 2026
Optimalkan Dana Ketahanan Pangan, BUMDes Cahaya Pitay Targetkan Produksi 2 Ton Ikan Per Bulan

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HaluanTimur.com

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 18:53 WITA

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Tegaskan Jadwal Pansus dan Reses Berjalan Terpisah, Bantah Isu Anggaran Ganda

Senin, 20 April 2026 - 17:11 WITA

Laporan LPJ Macet, 14 Kepala Desa di Kabupaten Kupang Resmi Diberhentikan Sementara

Senin, 20 April 2026 - 16:52 WITA

Pemerintah Desa Oebelo Tetapkan APBDes 2026, Penerima BLT Menurun Jadi 15 KK

Senin, 20 April 2026 - 10:42 WITA

Wujudkan Transparansi dan Pembangunan Berkelanjutan, Desa Oebelo Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026

Minggu, 19 April 2026 - 20:41 WITA

Kasus Tambang Emas Ilegal Sumba Timur ‘Jalan di Tempat’, WALHI NTT Desak Transparansi Polres

Minggu, 19 April 2026 - 14:14 WITA

Penjelasan Pemerintah Kabupaten Kupang Terkait Penyesuaian Anggaran Dana Transportasi Tenaga Honorer Tahun 2026

Minggu, 19 April 2026 - 11:10 WITA

Optimalkan Dana Ketahanan Pangan, BUMDes Cahaya Pitay Targetkan Produksi 2 Ton Ikan Per Bulan

Sabtu, 18 April 2026 - 23:41 WITA

WALHI NTT. Pembatasan Wisata Komodo Berisiko Ciptakan Ketimpangan Baru dan Amankan Investasi Melalui Kedok Konservasi

Berita Terbaru