Bupati Kupang di Bakti Sosial Paskah 2026: Pemimpin Tidak Boleh Stres, Rakyat Harus Tetap Sehat

- Editorial Team

Sabtu, 21 Maret 2026 - 11:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Semy Pello Editor : Redaksi Dibaca 92 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang_Haluantimur.com _ Semangat perayaan Paskah tahun 2026 di Kabupaten Kupang diwarnai dengan aksi nyata kepedulian sosial. Bertempat di Pelataran Barat, Panitia Prosesi Paskah Pemuda Kristen Kabupaten Kupang menggelar kegiatan Bakti Sosial (Baksos) kesehatan yang menyasar ratusan masyarakat penerima manfaat, Sabtu (21/03/2026).

Ketua Panitia, Robby Radja, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pemuda terhadap sesama. Layanan yang diberikan mencakup pemeriksaan kesehatan umum, pengobatan gratis, pemeriksaan USG bagi ibu hamil, pemeriksaan gula darah, hingga pembagian kacamata gratis dan alat bantu jalan (kruk).

Baca Juga :  Pemkab Kupang Beri Kehormatan Pada Aktivis Serahkan Bantuan Dana Hibah Kepada Klasis

“Kegiatan ini terselenggara berkat kolaborasi apik antara Pemuda Kristen dengan Rumah Sakit Leona, Yayasan Tanpa Batas, Dinas Kesehatan, dan RSUD. Kami sangat mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Kupang,” ujar Robby.

Anggota DPRD Provinsi NTT, Nelson Obet Matara, yang hadir dalam kesempatan tersebut, memberikan pujian atas inisiatif ini. Ia menyoroti bagaimana Pemerintah Kabupaten Kupang di bawah kepemimpinan Bupati saat ini tetap mampu menghadirkan layanan publik yang menyentuh rakyat meskipun di tengah efisiensi anggaran pusat yang ketat.

Baca Juga :  Putri Siagian Menyapa Masyarakat Kabupaten Kupang Dengan Konser Rohani

Berita Terkait

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Tegaskan Jadwal Pansus dan Reses Berjalan Terpisah, Bantah Isu Anggaran Ganda
Laporan LPJ Macet, 14 Kepala Desa di Kabupaten Kupang Resmi Diberhentikan Sementara
Pemerintah Desa Oebelo Tetapkan APBDes 2026, Penerima BLT Menurun Jadi 15 KK
Wujudkan Transparansi dan Pembangunan Berkelanjutan, Desa Oebelo Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026
Kasus Tambang Emas Ilegal Sumba Timur ‘Jalan di Tempat’, WALHI NTT Desak Transparansi Polres
Capaian CKG Tertinggi di NTT, Dinkes Kabupaten Kupang Terus Pacu Puskesmas Capai Target
Penjelasan Pemerintah Kabupaten Kupang Terkait Penyesuaian Anggaran Dana Transportasi Tenaga Honorer Tahun 2026
Optimalkan Dana Ketahanan Pangan, BUMDes Cahaya Pitay Targetkan Produksi 2 Ton Ikan Per Bulan

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HaluanTimur.com

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 18:53 WITA

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Tegaskan Jadwal Pansus dan Reses Berjalan Terpisah, Bantah Isu Anggaran Ganda

Senin, 20 April 2026 - 17:11 WITA

Laporan LPJ Macet, 14 Kepala Desa di Kabupaten Kupang Resmi Diberhentikan Sementara

Senin, 20 April 2026 - 16:52 WITA

Pemerintah Desa Oebelo Tetapkan APBDes 2026, Penerima BLT Menurun Jadi 15 KK

Senin, 20 April 2026 - 10:42 WITA

Wujudkan Transparansi dan Pembangunan Berkelanjutan, Desa Oebelo Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026

Minggu, 19 April 2026 - 20:41 WITA

Kasus Tambang Emas Ilegal Sumba Timur ‘Jalan di Tempat’, WALHI NTT Desak Transparansi Polres

Minggu, 19 April 2026 - 14:14 WITA

Penjelasan Pemerintah Kabupaten Kupang Terkait Penyesuaian Anggaran Dana Transportasi Tenaga Honorer Tahun 2026

Minggu, 19 April 2026 - 11:10 WITA

Optimalkan Dana Ketahanan Pangan, BUMDes Cahaya Pitay Targetkan Produksi 2 Ton Ikan Per Bulan

Sabtu, 18 April 2026 - 23:41 WITA

WALHI NTT. Pembatasan Wisata Komodo Berisiko Ciptakan Ketimpangan Baru dan Amankan Investasi Melalui Kedok Konservasi

Berita Terbaru