Kupang_Haluantimur.com_ Setelah upaya pencarian intensif selama satu pekan penuh, Tim SAR Gabungan secara resmi menyatakan operasi pencarian rutin terhadap korban perahu tenggelam di Pantai Barate, berinisial AA (46), dihentikan sementara pada Sabtu (09/05/2026).
Keputusan ini diambil setelah dilakukan evaluasi mendalam antara Tim Gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polairud, Polsek Fatuleu, dan Pemerintah Kecamatan Fatuleu Barat bersama pihak keluarga korban.
Dalam pertemuan haru di pesisir Pantai Barate, Camat Fatuleu Barat, Ayub Manafe, S.STP, mewakili Tim Gabungan, menyampaikan hasil pencarian yang telah dilakukan sejak hari pertama kejadian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
”Kami telah mengerahkan segala daya dan upaya, menggunakan teknik pencarian terbaik serta menindaklanjuti setiap informasi dari keluarga maupun masyarakat. Namun, dengan segala kerendahan hati, kami memohon maaf karena hingga hari ketujuh ini, saudara kita AA belum berhasil ditemukan,” ujar Ayub Manafe di hadapan keluarga korban.
Meski Operasi SAR rutin secara teknis ditutup, Ayub menegaskan bahwa pihaknya tidak lepas tangan. Pemantauan akan tetap dilakukan secara pasif. Jika di kemudian hari ditemukan tanda-tanda atau bukti baru yang mengarah pada keberadaan korban, operasi pencarian akan segera dibuka kembali.
Halaman : 1 2 Selanjutnya



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe











