Ia menegaskan bahwa wilayah pesisir Kabupaten Kupang menghadapi tantangan serius berupa perubahan iklim dan risiko bencana seperti banjir pasang laut. Program GENRE dinilai berperan penting dalam meningkatkan kapasitas sekolah dasar pesisir agar lebih tangguh, inklusif, dan ramah anak.
Melalui kegiatan ‘Climate Ed-Hackathon’, pemerintah berharap muncul inovasi pembelajaran yang responsif terhadap isu GEDSI (Gender Equality, Disability, and Social Inclusion) dan berbasis kearifan lokal.
“Saya percaya inovasi melalui pendekatan partisipatif ini akan menghasilkan materi pembelajaran PRB-API yang bukan hanya menarik, tetapi juga relevan dan efektif diterapkan di sekolah-sekolah pesisir rawan bencana,” tambahnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Aurum juga mengapresiasi kolaborasi seluruh pihak yang telah terlibat dalam program GENRE, dan berharap kompetisi ini semakin memacu kreativitas peserta demi meningkatkan kualitas pendidikan kesiapsiagaan bencana di Kabupaten Kupang.
Wakil Bupati Kupang menutup sambutannya dengan mengucapkan selamat berlomba kepada seluruh peserta.
“Semoga kompetisi ini menghasilkan karya inovatif yang berdampak positif bagi peningkatan kapasitas sekolah dan masyarakat pesisir di Kabupaten Kupang dan sekitarnya.”
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe











