Menciptakan Ekonomi Berkelanjutan, Perempuan Berkreasi Dalam Menjahit

- Editorial Team

Minggu, 27 Juli 2025 - 12:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Semy Pello Editor : Redaksi Dibaca 67 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Melihat dari pelatihan tahun lalu, sudah ada beberapa peserta yang mengembangkan usahanya hingga bisa menerima pesanan jahitan dari luar.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Merdeka, Nyoman Benyamin mengatakan, pelatihan menjahit inj merupaka represtasi dari hasil musyawarah perencanaan pembangunan (musrembang) Kelurahan Merdeka tahun 2025.

Baca Juga :  Bupati Yosef Lede Lepas Prosesi Paskah Pemuda: "Pemuda Adalah Kekuatan Membangun Kabupaten Kupang"

“Tujuan pelatihan ini adalah memberdayakan kaum perempuan membangun ekonomi rumah tangga lebih baik. Diharpakan perputarah ekonomi dari keterampilan menjahit berpusat di Kelurahan Merdeka”, ucapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara Orpa Deliana Leko Liunima, yang dilercayai sebagai Instruktur menjahit dan narasumber dalam pelatihan menjahit di Kelurahqn Merdeka ini memberi apresiasi kepada Lurah dan Ketua LPM yang sudah memberi ruang kepada ibu rumah tangga untuk berkreasi dan mengasah keterampilan dalam menjahit.

Baca Juga :  Bupati Kupang dan Wakil Bupati Hadiri Syukuran HUT Yonif 743/PSY ke-60

“Saya sudah dua kali dilibatkan dalam pelatihan ini. Melihat dari hasil tahun lalu, saat ini sudah ada yang berhasil, dan saya bangga.  Program ini sangat membantu, dalam pelatihan ini setiap peserta diberi perlengkapam mulai dari kain sampai benang jahit secara gratis. Para peserta dalam kegiatan ini akan diberi materi sampai pada bisa menjahit baju siap pakai”, jelas Opra.

Baca Juga :  Bupati Yosef Lede Buka Pelatihan dan Pembagian Jajanan Sehat Berkualitas Serta Pembagian 250 Paket PMT

Berita Terkait

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Tegaskan Jadwal Pansus dan Reses Berjalan Terpisah, Bantah Isu Anggaran Ganda
Laporan LPJ Macet, 14 Kepala Desa di Kabupaten Kupang Resmi Diberhentikan Sementara
Pemerintah Desa Oebelo Tetapkan APBDes 2026, Penerima BLT Menurun Jadi 15 KK
Wujudkan Transparansi dan Pembangunan Berkelanjutan, Desa Oebelo Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026
Kasus Tambang Emas Ilegal Sumba Timur ‘Jalan di Tempat’, WALHI NTT Desak Transparansi Polres
Capaian CKG Tertinggi di NTT, Dinkes Kabupaten Kupang Terus Pacu Puskesmas Capai Target
Penjelasan Pemerintah Kabupaten Kupang Terkait Penyesuaian Anggaran Dana Transportasi Tenaga Honorer Tahun 2026
Optimalkan Dana Ketahanan Pangan, BUMDes Cahaya Pitay Targetkan Produksi 2 Ton Ikan Per Bulan

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HaluanTimur.com

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 18:53 WITA

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Tegaskan Jadwal Pansus dan Reses Berjalan Terpisah, Bantah Isu Anggaran Ganda

Senin, 20 April 2026 - 17:11 WITA

Laporan LPJ Macet, 14 Kepala Desa di Kabupaten Kupang Resmi Diberhentikan Sementara

Senin, 20 April 2026 - 16:52 WITA

Pemerintah Desa Oebelo Tetapkan APBDes 2026, Penerima BLT Menurun Jadi 15 KK

Senin, 20 April 2026 - 10:42 WITA

Wujudkan Transparansi dan Pembangunan Berkelanjutan, Desa Oebelo Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026

Minggu, 19 April 2026 - 20:41 WITA

Kasus Tambang Emas Ilegal Sumba Timur ‘Jalan di Tempat’, WALHI NTT Desak Transparansi Polres

Minggu, 19 April 2026 - 14:14 WITA

Penjelasan Pemerintah Kabupaten Kupang Terkait Penyesuaian Anggaran Dana Transportasi Tenaga Honorer Tahun 2026

Minggu, 19 April 2026 - 11:10 WITA

Optimalkan Dana Ketahanan Pangan, BUMDes Cahaya Pitay Targetkan Produksi 2 Ton Ikan Per Bulan

Sabtu, 18 April 2026 - 23:41 WITA

WALHI NTT. Pembatasan Wisata Komodo Berisiko Ciptakan Ketimpangan Baru dan Amankan Investasi Melalui Kedok Konservasi

Berita Terbaru