Paskah Pemuda Kabupaten Kupang 2026, Sebuah Simfoni Kedamaian di Bawah Pengawalan Laskar Timor Oan

- Editorial Team

Rabu, 8 April 2026 - 07:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Semy Pello Editor : Redaksi Dibaca 68 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang_Haluantimur.com_ Perayaan Paskah Pemuda Kristen Kabupaten Kupang yang digelar pada Selasa, (7/04/2026), resmi berakhir dengan penuh khidmat dan kedamaian. Di balik suksesnya acara besar yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Kupang ini, terdapat cerita tentang dedikasi, sinergi, dan semangat persaudaraan yang kental.

Ketua Koordinator Keamanan, Mariano Cigorado, atau yang akrab disapa Jhon Cena, memberikan pernyataan resmi yang menyentuh hati awak media terkait kondusivitas selama kegiatan berlangsung dari awal hingga akhir.

Baca Juga :  Tokoh Masyarakat Pantai Beringin Angkat Bicara Jangan Berlebihan Nilai Bupati Yosef Lede

​Mariano menyampaikan rasa bangga dan terima kasihnya atas kepercayaan Pemerintah Kabupaten Kupang yang telah melibatkan pemuda lokal dalam menjaga rumah mereka sendiri.

​”Kami, keluarga besar Pemuda LASKAR TIMOR OAN, merasa sangat terhormat telah dilibatkan sebagai bagian dari keamanan lokal. Bagi kami, ini bukan sekadar tugas menjaga fisik lokasi, tapi tugas menjaga marwah dan kedamaian Kabupaten Kupang,” ujar Mariano dengan nada haru.

Baca Juga :  Bupati Kupang Lantik Pejabat Eselon III dan IV, Wujudkan Pemerintahan yang Lebih Baik

Ia juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia pelaksana. Menurutnya, kerja keras panitia adalah fondasi utama mengapa momentum Paskah tahun ini bisa berjalan begitu tertib dan memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat luas di Kabupaten Kupang.

Berita Terkait

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Tegaskan Jadwal Pansus dan Reses Berjalan Terpisah, Bantah Isu Anggaran Ganda
Laporan LPJ Macet, 14 Kepala Desa di Kabupaten Kupang Resmi Diberhentikan Sementara
Pemerintah Desa Oebelo Tetapkan APBDes 2026, Penerima BLT Menurun Jadi 15 KK
Wujudkan Transparansi dan Pembangunan Berkelanjutan, Desa Oebelo Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026
Kasus Tambang Emas Ilegal Sumba Timur ‘Jalan di Tempat’, WALHI NTT Desak Transparansi Polres
Capaian CKG Tertinggi di NTT, Dinkes Kabupaten Kupang Terus Pacu Puskesmas Capai Target
Penjelasan Pemerintah Kabupaten Kupang Terkait Penyesuaian Anggaran Dana Transportasi Tenaga Honorer Tahun 2026
Optimalkan Dana Ketahanan Pangan, BUMDes Cahaya Pitay Targetkan Produksi 2 Ton Ikan Per Bulan

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HaluanTimur.com

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 18:53 WITA

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Tegaskan Jadwal Pansus dan Reses Berjalan Terpisah, Bantah Isu Anggaran Ganda

Senin, 20 April 2026 - 17:11 WITA

Laporan LPJ Macet, 14 Kepala Desa di Kabupaten Kupang Resmi Diberhentikan Sementara

Senin, 20 April 2026 - 16:52 WITA

Pemerintah Desa Oebelo Tetapkan APBDes 2026, Penerima BLT Menurun Jadi 15 KK

Senin, 20 April 2026 - 10:42 WITA

Wujudkan Transparansi dan Pembangunan Berkelanjutan, Desa Oebelo Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026

Minggu, 19 April 2026 - 20:41 WITA

Kasus Tambang Emas Ilegal Sumba Timur ‘Jalan di Tempat’, WALHI NTT Desak Transparansi Polres

Minggu, 19 April 2026 - 14:14 WITA

Penjelasan Pemerintah Kabupaten Kupang Terkait Penyesuaian Anggaran Dana Transportasi Tenaga Honorer Tahun 2026

Minggu, 19 April 2026 - 11:10 WITA

Optimalkan Dana Ketahanan Pangan, BUMDes Cahaya Pitay Targetkan Produksi 2 Ton Ikan Per Bulan

Sabtu, 18 April 2026 - 23:41 WITA

WALHI NTT. Pembatasan Wisata Komodo Berisiko Ciptakan Ketimpangan Baru dan Amankan Investasi Melalui Kedok Konservasi

Berita Terbaru