Acara diakhiri dengan seremoni peletakan batu pertama oleh Yane Paoe, diikuti oleh Romo Agustinus dan perwakilan tokoh masyarakat. Pembangunan ini menjadi simbol kolaborasi antara Gereja dan Pemerintah dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Kupang yang mandiri, religius, dan sejahtera.
Seluruh proses pembangunan ini akan terus mengedepankan prinsip transparansi dan partisipasi aktif dari seluruh elemen umat, demi terselesaikannya hunian bagi para gembala umat yang layak dan representatif..**
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe









