Wakil Bupati Kupang Apresiasi Kerja CIRMA Dan BMKG Untuk Hadapi Tantangan Iklim Bagi Petani Kecil

- Editorial Team

Jumat, 21 Maret 2025 - 11:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Semy Pello Editor : Redaksi Dibaca 46 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang_Haluantimur.com.
Dalam rangka meningkatkan aksi iklim, menghadapi tantangan perubahan iklim, Yayasan Centrum Inisiatif Rakyat Mandiri (CIRMA) bekerjasama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), menggelar kegiatan Sekolah Lapang Iklim (SLI) untuk keadilan iklim.

Bagi komunitas petani kecil di Desa Camplong II, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, bertempat di Sekretariat Badan Usaha Milik Petani PT.Setetes Madu Fatuleu, Desa Camplong II, Kamis (20/3/2025).

Baca Juga :  Program Jaksa Jaga Desa Wujukan Pengelolaan, Pengunaan Dana Desa Efektif Akuntabel Dan Transparan

Kegiatan Sekolah Lapang Iklim yang diikuti sebanyak 40 peserta dari petani kecil di Desa Campong II, dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kupang, Aurum Titu Eki.

Dalam sambutannya menyatakan, petani adalah ujung tombak dalam usaha mencukupi kebutuhan pangan. Dengan mayoritas penduduk Kabupaten Kupang bermata pencaharian petani dan peternak.

Baca Juga :  Penyusunan Laporan Evaluasi Pilkada Tahun 2024, KPU Kabupaten Kupang Gelar FGD

Wakil Bupati kupang Aurum Titu Eki menyampaikan rasa terima kasih kepada Yayasan CIRMA dan BMKG khusus Klimatologi Kelas II NTT, atas inisiatif kerja kolaborasi menggelar Sekolah Lapang Iklim untuk memberikan pemahaman kepada petani kecil dengan pendekatan berbasis ilmu pengetahuan.

Berita Terkait

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Tegaskan Jadwal Pansus dan Reses Berjalan Terpisah, Bantah Isu Anggaran Ganda
Laporan LPJ Macet, 14 Kepala Desa di Kabupaten Kupang Resmi Diberhentikan Sementara
Pemerintah Desa Oebelo Tetapkan APBDes 2026, Penerima BLT Menurun Jadi 15 KK
Wujudkan Transparansi dan Pembangunan Berkelanjutan, Desa Oebelo Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026
Kasus Tambang Emas Ilegal Sumba Timur ‘Jalan di Tempat’, WALHI NTT Desak Transparansi Polres
Capaian CKG Tertinggi di NTT, Dinkes Kabupaten Kupang Terus Pacu Puskesmas Capai Target
Penjelasan Pemerintah Kabupaten Kupang Terkait Penyesuaian Anggaran Dana Transportasi Tenaga Honorer Tahun 2026
Optimalkan Dana Ketahanan Pangan, BUMDes Cahaya Pitay Targetkan Produksi 2 Ton Ikan Per Bulan

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HaluanTimur.com

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 18:53 WITA

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Tegaskan Jadwal Pansus dan Reses Berjalan Terpisah, Bantah Isu Anggaran Ganda

Senin, 20 April 2026 - 17:11 WITA

Laporan LPJ Macet, 14 Kepala Desa di Kabupaten Kupang Resmi Diberhentikan Sementara

Senin, 20 April 2026 - 16:52 WITA

Pemerintah Desa Oebelo Tetapkan APBDes 2026, Penerima BLT Menurun Jadi 15 KK

Senin, 20 April 2026 - 10:42 WITA

Wujudkan Transparansi dan Pembangunan Berkelanjutan, Desa Oebelo Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026

Minggu, 19 April 2026 - 20:41 WITA

Kasus Tambang Emas Ilegal Sumba Timur ‘Jalan di Tempat’, WALHI NTT Desak Transparansi Polres

Minggu, 19 April 2026 - 14:14 WITA

Penjelasan Pemerintah Kabupaten Kupang Terkait Penyesuaian Anggaran Dana Transportasi Tenaga Honorer Tahun 2026

Minggu, 19 April 2026 - 11:10 WITA

Optimalkan Dana Ketahanan Pangan, BUMDes Cahaya Pitay Targetkan Produksi 2 Ton Ikan Per Bulan

Sabtu, 18 April 2026 - 23:41 WITA

WALHI NTT. Pembatasan Wisata Komodo Berisiko Ciptakan Ketimpangan Baru dan Amankan Investasi Melalui Kedok Konservasi

Berita Terbaru