Kupang_Haluantimur.com – Pemerintah Desa Tuapukan terus berkomitmen mewujudkan kemandirian pangan dan peningkatan gizi masyarakat. Melalui kepemimpinan Kepala Desa Martinus Alnabe, Desa Tuapukan menetapkan program budidaya ayam petelur yang dikelola oleh BUMDes Bunga Lontar sebagai prioritas utama dalam pemanfaatan Dana Desa tahun 2025 dan 2026.
Meski terdapat penyesuaian anggaran (pemotongan) Dana Desa pada tahun 2025, Pemerintah Desa Tuapukan tetap konsisten mengalokasikan dana untuk pemberdayaan masyarakat. Pada tahap awal tahun 2025, sebanyak 200 ekor ayam petelur telah dibudidayakan.
Kepala Desa Tuapukan, Martinus Alnabe saat di temui media di lokasi, Rabu (25/03/2026), menjelaskan proyeksi hasil produksi yang signifikan bagi pendapatan desa, 200 butir telur per hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Estimasi mencapai 6.000 butir telur.
Dengan harga Rp2.000 per butir, program ini berpotensi menghasilkan perputaran ekonomi sebesar Rp12.000.000 per bulan.
Selain aspek ekonomi, program ini difokuskan untuk menyentuh langsung kebutuhan dasar warga, di antaranya,
Halaman : 1 2 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe











