Musrenbang Fatuleu Tengah Terkendala Medan Ekstrem, Sejumlah Mobil DPRD dan OPD Tak Mampu Tembus Lokasi di Desa Nonbaun

- Editorial Team

Jumat, 6 Maret 2026 - 18:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Semy Pello Editor : Redaksi Dibaca 285 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang_Haluantimur.com _Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Fatuleu Tengah yang berlangsung di Desa Nonbaun pada Jumat (6/03/2026) menyisakan catatan tersendiri bagi sebagian peserta kegiatan. Kondisi medan jalan yang berlumpur dan cukup ekstrem menyebabkan sejumlah kendaraan yang ditumpangi anggota DPRD Kabupaten Kupang dan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak mampu mencapai lokasi kegiatan.

Baca Juga :  Bupati Kupang Kunjungi Korban Longsor di Kelurahan Takari

Berdasarkan informasi yang dihimpun tim media ini di lapangan, sebagian rombongan yang menggunakan kendaraan roda empat terpaksa menghentikan perjalanan di tengah jalan karena kondisi akses menuju lokasi Musrenbang yang licin, berlumpur, serta berada pada jalur menanjak.

Baca Juga :  Tak Ada Kata Lelah Bagi Bupati Kupang Temui Jemaat Betel Bimanus Hingga Melewati Medan Sulit

Situasi tersebut membuat beberapa kendaraan tidak mampu melanjutkan perjalanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibatnya, sebagian anggota DPRD Kabupaten Kupang serta sejumlah pejabat OPD memilih untuk kembali karena kendaraan yang mereka tumpangi tidak dapat melewati medan tersebut.

Baca Juga :  500 Kepala Sekolah Dilantik Dalam Waktu Dekat

Menurut keterangan yang diperoleh, hanya beberapa kendaraan yang berhasil menembus lokasi kegiatan Musrenbang di Desa Nonbaun.

Berita Terkait

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Tegaskan Jadwal Pansus dan Reses Berjalan Terpisah, Bantah Isu Anggaran Ganda
Laporan LPJ Macet, 14 Kepala Desa di Kabupaten Kupang Resmi Diberhentikan Sementara
Pemerintah Desa Oebelo Tetapkan APBDes 2026, Penerima BLT Menurun Jadi 15 KK
Wujudkan Transparansi dan Pembangunan Berkelanjutan, Desa Oebelo Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026
Kasus Tambang Emas Ilegal Sumba Timur ‘Jalan di Tempat’, WALHI NTT Desak Transparansi Polres
Capaian CKG Tertinggi di NTT, Dinkes Kabupaten Kupang Terus Pacu Puskesmas Capai Target
Penjelasan Pemerintah Kabupaten Kupang Terkait Penyesuaian Anggaran Dana Transportasi Tenaga Honorer Tahun 2026
Optimalkan Dana Ketahanan Pangan, BUMDes Cahaya Pitay Targetkan Produksi 2 Ton Ikan Per Bulan

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HaluanTimur.com

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 18:53 WITA

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Tegaskan Jadwal Pansus dan Reses Berjalan Terpisah, Bantah Isu Anggaran Ganda

Senin, 20 April 2026 - 17:11 WITA

Laporan LPJ Macet, 14 Kepala Desa di Kabupaten Kupang Resmi Diberhentikan Sementara

Senin, 20 April 2026 - 16:52 WITA

Pemerintah Desa Oebelo Tetapkan APBDes 2026, Penerima BLT Menurun Jadi 15 KK

Senin, 20 April 2026 - 10:42 WITA

Wujudkan Transparansi dan Pembangunan Berkelanjutan, Desa Oebelo Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026

Minggu, 19 April 2026 - 20:41 WITA

Kasus Tambang Emas Ilegal Sumba Timur ‘Jalan di Tempat’, WALHI NTT Desak Transparansi Polres

Minggu, 19 April 2026 - 14:14 WITA

Penjelasan Pemerintah Kabupaten Kupang Terkait Penyesuaian Anggaran Dana Transportasi Tenaga Honorer Tahun 2026

Minggu, 19 April 2026 - 11:10 WITA

Optimalkan Dana Ketahanan Pangan, BUMDes Cahaya Pitay Targetkan Produksi 2 Ton Ikan Per Bulan

Sabtu, 18 April 2026 - 23:41 WITA

WALHI NTT. Pembatasan Wisata Komodo Berisiko Ciptakan Ketimpangan Baru dan Amankan Investasi Melalui Kedok Konservasi

Berita Terbaru