“Harga jual woodchip mengikuti harga batu bara, sehingga masyarakat mendapat nilai ekonomi yang kompetitif dari hasil tanam mereka,”katanya.
Selanjutnya, CEO PT.Timor Bio Energy, Yusak Victor menyatakan rasa syukur atas dukungan yang diberikan Bupati Kupang bersama tim peneliti Rispro Undana dalam mengembangkan tanaman lamtoro. Ia berikan bantuan satu unit mesin di rumah produksi wood chips energi terbarukan di Desa Sahraen, dalam membantu mengembangkan produksi lamtoro.
Sambungnya, kerjasama dengan undana adalah bagian program CSR, dan keberlanjutan program ini kata dia, butuh kekompakan dan keuletan. Dan ia harapkan, mesin yang ia titipkan dapat dimaksimalkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Acara dilanjutkan dengan peresmian Rumah Produksi Wood Chips Energi Terbarukan di Desa Sahraen.
Turut hadir, Kepala Dinas Perkim Tonci Teuf, anggota DPRD Kabupaten Kupang Yorim Kristofel Banu, Camat Amarasi Selatan dan masyarakat Desa Sahraen..[pupe]

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe











