Kupang_Haluantimur.com_ Ironi besar sedang berlangsung di Kabupaten Kupang. Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang seharusnya menjadi benteng utama dalam penanganan limbah medis, ternyata hanya berdiri sebagai pajangan.
Di Puskesmas Fatukanutu, Kecamatan Amabi Oefeto, IPAL sama sekali tidak berfungsi.
Akibatnya, limbah medis berbahaya dari aktivitas pelayanan kesehatan tidak diproses sebagaimana mestinya, melainkan hanya dibuang ke dalam lubang dan kemudian dibakar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Fakta memilukan ini diungkap langsung oleh Abdul Kadir. Kepala Puskesmas Fatukanutu, yang dengan tegas menolak untuk diam. Kamis (18/09/2025)
“IPAL di puskesmas ini tidak berfungsi. Tidak ada instalasi yang terhubung, tidak ada pelatihan untuk tenaga operator, sehingga limbah medis kami buang seadanya dan dimusnahkan dengan cara bakar,” ungkap Abdul Kadir dengan nada kecewa.
Menurut Abdul Kadir, permasalahan IPAL bukan hanya terjadi di Fatukanutu, melainkan juga di sejumlah puskesmas lain di Kabupaten Kupang. Semua IPAL rata-rata tidak pernah difungsikan sejak dipasang.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe











